Monday, May 22, 2017

Kesalahan Yang Dianggap Wajar Saat Ramadhan, No 3 Sering Terjadi

Bulan Ramadhan tentu menjadi moment untuk umat muslim untuk meningkatkan ibadahnya, namun ada beberapa hal yang tidak tempat justru malah menjadi sebuah buadaya atau kebiasaan.

Apa saja ?

Hal ini terjadi akibat ketidaktahuan dan keengganan, kekeliruan ini terus menerus dilakukan hingga anggapan hal yang biasa dan mewajarkannya.

Banyak yang tidak paham makna puasa secara lahir dan batin. Berapa banyak orang yang berpuasa (tetapi) tak memperoleh apa-apa dari puasanya, selain rasa lapar dan dahaga belaka” (HR. Ibnu Majah & Nasa’i)

Kekeliruan Yang Diangap Wajar

Pertama : (Merasa malas dan loyo)

Terkadang saat puasa kita justru malah bermalas-malasan dan merasa loyo. Padahal puasa melatih diri kita untuk menjadi pribadi yang kuat.

Perjuangan puasa harus dengan semangat karena di depanya ada hari kemenangan untuk kita. Sejarah mencatat banyak sekali kemenangan perang yang dilancarkan rasul dan sahabat saat Bulan Ramadhan.

Hal ini semoga menjadi motivasi kita agar tidak menjadi muslim yang loyo dan malas saat puasa.

Kedua : (Enggan melaksanakan solat fardu lima waktu) 

Saat Bulan Ramadhan bukan saja puasa yang menjadi ibadah utama, solat fardu tetap menjadi ibadah yang wajib untuk dilaksanakan. Ini semacam penyakit, banyak yang beranggapan cukup puasa saja dan melalaikan solat. 

Padahal sebenarnya puasa dan solat seperti ibadah yang komulatif artinya satu paket dalam rukun islam.
Ketiga : (Boros dan semakin konsumtif)

Banyak juga yang berlebih-lebihan dalam menyiapkan hidangan dan boros. Tak sedikit yang berbuka puasa bak balas dendam paska menahan lapar seharian. 

Ini ibarat anak kecil yang baru belajar berpuasa. Padahal seperti yang dibahas tadi bahwa puasa itu hakikatnya secara lahir dan batin.

Ilustrasi boros makanan

Keempat : (Sahur ya, subuh tidak)

Sibuk dengan sahur tapi tidur saat adzan subuh hingga solat pun terlewatkan

Kelima : (Jarang membaca Al quran)

Mempunyai Al quran dan sudah memasang aplikasi di smartphone namun enggan untuk membacanya. Bahkan tak menyentuhnya sama sekali.

Keenam : (Motivasi berbuat kebaikan tidak ditingkatkan)

Di bulan inilah kita benar-benar mendapat lipat gandanya segala amal kebaikan. Meski dimanfaatkan sebesar-besarnya, jangan sampai berlalu begitu saja.

Ketujuh : (Tidak berburu malam Laitul Qadar)

Padahal saya dan anda belum tentu berjumpa lagi di tahun depan, lalu kenapa kita tidak memburunya sekarang.

Itulah beberapa contoh kekeliruan yang dianggap wajar saat ramadhan, walaupun belum semuanya disebutkan.

Karena masih banyak lagi hal lain seperti menutup aurat, peningkatan segala ibadah, solat tarawih dan lainya.

Hal-hal penting terkait Bulan Ramadhan yang harus kita cermati:
Kurang Bersedekah Saat Ramadhan 
Ini Bulan Ramadhan Loh, Jangan Pelit Dong.

Maha besar Allah SWT atas segala kemurahanya yang memberikan kesempatan kepada kita untuk beribadah. 

Sungguh tiada daya seluruh ibadah kita melainkan atas keuatan yang diberikan darinya. 

Berbicara soal ibadah kita sangat paham jika ibadah akan tercatat sebagai pahala untuk kita. Apalagi saat Bulan Ramadhan, pahala kita insyaallah akan dilipat gandakan. 

Disinilah kita bisa menumpuk pahala dan mengharap diampuni tumpukan dosa-dosa kita.

Saat Bulan Ramadhan pintu surga benar-benar dibuka sangat lebar, untuk itu kita dianjurkan menigkatkan ibadah kita di bulan suci ini. 

Sedekah adalah salah satu ibadah yang dapat menghapus dosa kita. Kesempatan bersedekah saat Bulan Ramadhan sangat amat berharga bagi kita.

Banyak orang yang miskin berpuasa di Bulan Ramadhan, ini adalah kesempatan untuk menolongnya.

Rasulallah SAW adalah orang yang sangat dermawan dan lebih dermawan lagi saat Bulan Ramadhan seperti diriwayaktakn dari Ibnu Abbas berkata 

“Rasulallah SAW adalah manusia yang dermawan dan lebih dermawan pada bulan ramadhan ketika Jibril menemuinya untuk mengajari Al Quran pada setiap malam pada bulan itu. Kedermawanan Rasulallah SAW pada saat itu lebih baik dari pada angin sepoi-sepoi (angin yang bertipu terus menerus dan member manfaat).” (HR. Bukhari sengan 1/30 Fath dan Muslim no. 2307).

Begitulah tingkat ke dermawanan Rasulallah SAW yang mengingkat pada saat Bulan Ramadhan, jadi sekarang apakah kita tidak ingin menigkatkan kedermawanan kita yang telah ada ? 

Jangan menyianyiakan kesempatan ramadhan tahun ini karena belum pasti ramadhan tahun berikutnya kita masih diberi kesempatan merasakanya. 

Jangan menjadi pelit saat ramadhan, jadilah kita pribadi yang dermawan. Sehingga berkah ramadhan bisa kita ambil, dan Allah SWT membuka ampunan serta ridonya untuk kita.
Berpuasa Dapat Meningkatkan Imunitas, Begini Kajiannya
Banyak sekali yang menghubungkan puasa dengan kesehatan. Dengan berpuasa dianggap akan meningkatkan Imunitas dan kesehatan.

Lalu bagaimana sebenarnya puasa mempengaruhi kesehatan kita?
Apakah dengan berpuasa kita akan mendapat peningkatan kesehatan ?

Berikut adalah uraian singkat berdasarkan penilitian.

Sebuah penelitian tentang puasa dilakukan oleh D.r Ahmad Zainullah. 

Beliau melakukan penelitian ini pada tahun ini 2003 dengan responden penelitian adalah mahasiswa salah satu sekolah tinggi di Indonesia dan telah ditulis juga di buku yang berjudul “99 Fenomena Menakjubkan Dalam Al-Quran” oleh Nurul Magfirah.

Pada penelitian ini beliau membuktikan bahwa dengan berpuasa maka akan meningkatkan potensi responsivitas limfosit, yaitu sel yang berfungsi mengatur irama system imunitas (sistem kekebalan tubuh). 

Artinya bahwa dengan kita berpuasa tubuh kita tidak mudah terkena penyakit. Menurut beliau puasa juga bisa menurunkan stimulasi system saraf simpatetik pada tahap akhir puasa (puasa ramadhan).

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa memang ibadah puasa dapat meningkatkan kesehatan kita. 

Imunitas tubuh akan meningkat sehingga resiko terserang penyakit menjadi lebih sedikit. Itulah bukti bahwa apa yang Allah SWT perintahkan kepada kita mempunyai manfaat untuk kita.

Memang tidak sedikit muslim yang belum mengetahui bahwa dengan berpuasa akan meningkatkan kesehatan. 

Sungguh indah memang islam ini, ibadah kita pun menjadi cara untuk meningkatkan kesehatan. Oleh sebab itu kita mesti bersyukur dengan hidayah yang telah kita terima ini.
2 comments:
Write comments
  1. Replies
    1. Terimakasih Kak.
      Saat bulan suci ramadhan pintu surga dibuka sangat lebar, untuk itu kita dianjurkan menigkatkan ibadah kita di bulan suci ini.
      Semoga ulasan ini menjadi referensi.

      Delete

Join Our Newsletter