Sunday, August 27, 2017

Inilah Beduk Pendowo, Terbesar di Dunia Yang Ternyata Ada di Purworejo

Beduk Pendowo, Terbesar di Dunia Yang Ternyata Ada di Purworejo. Bedug adalah benda penanda waktu solat untuk para umat islam.

Bedug umumnya terbuat dari kayu besar yang tengahnya dilubangi dan kemudian ditutup dengan kulit sapi atau kambing. Namun tak jarang bahan kayu diganti dengan drum besar.


Beduk Pendowo
Gambar Bedukg Pendowo

Hampir semua masjid di Indonesia memiliki benda ini. Penggunaanya cukup mudah, yaitu memukul bedug di bagian muka (kulit bedug) dengan kentongan atau kayu berbentuk kecil.

Selain untuk penanda solat, tedug juga dibunyikan saat hari raya islam seperti idul fitri maupun adha. Tak jarang juga ada perlombaan pukul bedug yang menilai variasi pembunyiannya.

Namun tahukah anda bedug terbesar di dunia?

Saat kami mengunjungi Kota Purworejo kami tak sadar disini ada salah satu ikon yang sudah melegenda yaitu beduk pendawo purworejo.

Memang namanya tak semerbak di seantero nusantara, namun dibalik kemegahan beduk pendawo sebenarnya punya sejarah yang unik. 

Di kota Purworejo yang terkenal dengan kenyamanan tingkat dewa ini terdapat bedug yang di klaim sebagai bedug terbesar di dunia, namanya adalah bedug Pendowo.

Terletak di Masjid Darul Muttaqien yang berada di seputaran alun-alun kota Purworejo bedug ini menjadi kebanggaan umat muslim di kota Purworejo.

Lalu bagainmana sejarah Bedug Pendowo Purworejo?

Menurut sejarah yang ditulis bedug ini merupakan karya besar umat Islam yang pembuatannya diperintahkan oleh Adipati Cokronagoro I, Bupati Purworejo pertama yang terkenal sangat peduli terhadap perkembangan agama Islam.

Bedug ini dibuat dari bahan kayu jati yang asalnya dari Dusun Pendowo. 

Bedug pendowo mempunyai panjang sekitar 282 cm garis tengah depan 194 cm garis tengah belakang 180 cm keliling bagian depan 601 cm keliling bagian belakang 564 cm dengan jumlah paku depan 120 buah dan jumlah paku belakang 98 buah dan lulangnya dari kulit banteng, menjadikan bedug ini diklaim sebagai yang terbesar di seantero jagat. 

Dari masyarakat yang beribadah di masjid ini saya mendapat informasi bahwa bedug ini dibunyikan saat hari jumat berkenaan dengan solat jumat.

Sampai saat ini bedug ini kondisinya masi terawat dengan baik. Dipagar kayu ukir untuk menjaga dari tangan usil yang berkunjung, bedug ini masih bisa terlihat jelas.

Loksi Masjid Darul Muttaqien ini berada di alun-alun kota yang bisa dikatakan jantung kota purworejo.

Saat hari biasa banyak masyarakat yang sengaja beribadah di masjid ini sekaligus melihat beduk raksasa ini.

Masjid Darul Muttaqien kondisinya cukup bersih, walaupun tidak begitu luas namun di dalamnya sangat nyaman dan sejuk.

Di dalam tempat wudhu pun ada banyak pancuran dan kolam air wudhu. Jernihnya air bisa melepas kegerahan sembari yang utama untuk menycikan diri.

Malam hari ada banyak pedagang kaki lima menjual kuliner di area dekat alaun-alun. Ada juga beberapa sepeda mainan yang bisa disewa untuk mengelilingi alun-alun Purwirejo.

Beduk Pendowo di Kota Purworejo ini sebenarnya bisa menjadi wisata alternatif berbalut wisata religi.

Mengingat bahwa Kota Purworejo berada di lokasi strategis antara Kota Semarang , Magelang dan Jogjaakarta yang sudah menjadi destinasi wisata unggulan. Wisatawan yang menuju tiga kota tersebut bisa mampir sekaligus beribahah.

Dengan bumbu nilai sejarah dan kemegahan bedug pendowo komplek Masjid Darul Muttaqien dapat diolah menjadi wisata religi untuk para umat muslim.

Tags: Asal Usul Bedug Purworejo | Bedug Terbesar Di Dunia | Sejarah Masjid Agung Purworejo | Masjid Agung Darul Muttaqin Purworejo Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah | Alun Alun Purworejo Terbesar | Alun Alun Terbesar Di Jawa Tengah | Bedug Terbesar Di Dunia Aliando | Gambar Bedug Besar
No comments:
Write comments

Join Our Newsletter