Sunday, September 3, 2017

5 Contoh Penelitian Tentang Agroforestri Terbaru

Contoh Penelitian Tentang Agroforestri Terbaru. Bagi anda yang beada di bidang kehutanan maupun petanian tentu kata agoforesti tidaklah telalu asing ditelinga. 

Maklum saja karena sistem ini dipercaya mampu mengatasi beberapa kelemahan dalam aspek budidaya. 

Jika menelisik dari beberapa pengertian sebenarnya makna dari kata agroforestri adalah penggabungan dari agro (pertanian) dan forest (hutan) yang jika digabungkan dan di artikan yaitu sebuah sistem tepadu yang menggabungkan antara pertanian dengan kehutanan dalam membudidayyakan kedua tanaman tersebut. 

Tanaman seperti kopi, lada, jagung, padi maupun palawija lainnya dikombinasikan dengan tanaman keras seperti pohon durian, pohon damar, pinus, cengkeh, jati dan pohon lainnya. 

Nantinya dari kombinasi tersebut si penanam dapat memperoleh panen yang bervariasi sehingga penghasilan  mereka dapat bertambah. 

Selain dari aspek ekonomi tesebut ada aspek konservasi yang merupakan tujuan luhur dari sitem ini, dimana pohon atau kayu keras mampu menopang tanah dari erosi dan mampu menyediakan hara untuk tanaman dibawahnya.

Agoforesti juga diharapkan mampu menyelamatkan hutan, jika membandingkan sebuah lahan pertanian tanpa pohon dengan lahan yang ditumbuhi pohon sudah nampak jelas bahwa ada kenapakan fisik hutan. 

Walau memang tidak serapat seperti tegakan yang ada di hutan primer, pohon yang ditanam pada sitem agroforesti setidaknya adalah kemajuan untuk lingkungan.

Sejarah sistem agroforestry sendir dulunya dinamai dengan tumpangsari. Setelah itu pemerintah dan pihak yang terkait terus mengkampanyekan sistem agroforestri ini. 

Kementrian lingkungan hidup dan keuhtanan merupakan aktor utama dalam kampanye masiv ini. 

Umumnya program-progam kehutanan lekat dengan bumbu agroforestry. Saat ini bahkan telah ada NGO dunia yang fokus terhadap agroforestri. 

Organisasi agroforestri itu adalah World Agroforestry Centre, dan telah membuka cabangnya di Indonesia.

Di berbagai wilayah Indonesia pun ada beberapa contoh agroforestry yang telah sukses. Kesuksesan itu mampu meningkatakan daya ekonomi maupun ekologi. 

Contoh wilayah yang telah berhasil meberapkan sistem agroforestry adalah repong damar Pesisir Barat Krui Lampung dan PHBM di Pehutani Kedu Selatan. 

Repong damar di Krui mampu memadukan damar mata kucing dengan cengkeh, kopi, durian dan lainnya dan tetap lestari sampai saat ini. 

Di KPH Kedu selatan program PHBM (Pengelolaan hutan bersama masyarakat) juga mengajak masyarakat untuk menyusupi tanaman cengkeh, kapulaga, jenitri di bawah tegakan pohon pinus. 

Dua contoh kasus tersebut mampu menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan untuk masyarakat, selain itu juga mereka mencatat andil dalam kelestarian lingkungan.

Bekembangnya sistem agoforestry ini mendorong banyak peneliti yang melakukan penelitian mengenai agoforestry. 

Mahasiswa tingkat akhir yang menyelesaikan skripsi juga banyak yang melakukan kajian, saat ini sudah banyak skripsi dengan judul tentang agroforesty, tesis tentang agroforestri maupun desertasi tentang agroforesti. 

Kajian-kajian atau penelitian tentang agoforesti diharapkan mampu meemecahkan beberapa masalah serta bisa membuat solusi dari penemuan yang digali. 

Produk data yang dihasilkan dari penelitian juga bisa menjadi referensi bagi para pelaku agoforestri maupun referensi dalam penelitian dimasa mendatang.

Bukan rahasia lagi memang ketika banyaknya penelitian mampu menjadi indikator kemajuan pendidikan dan pengembangan. 

Jika kita melihat negara-negara maju seperti Jerman, USA, Jepang dan lainnya penelitian ibarat menu wajib dalam proses pengembangan inovasi negara. Itulah salah satu pendorong kuat dalam memajukan bangsa.

Di indonesia, sebuah penelitian juga tak kalah pentingnya. Kementrian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi terus memberikan suntikan dana untuk menunjang para peneliti agar memecahkan studi kasus. 

Walaupun dana itu masih kalah dengan negara-negara maju, namun setidaknya itu adalah angin segar bagi sang pemecah masalah tersebut.

Dosen-dosen di berbagai kampus terus melaksanakan pengembangan riset. Para dosen memang punya kewajiban dalam hal ini karena mereka adalah ahli profesi dalam penelitian. 

Selain itu juga tiap tahunnya pasti ada ribuan skripsi dari sarjana-sarjana bangsa. Dari sekian banyak skripsi tersebut juga pasti banyak yang melakukan penelitian mengenai agroforestri.

Beberapa penelitian tersebut pun dicetak dalam bentuk buku, skrip maupun prosiding namun juga tak sedikit yang di upload secara online untuk memudahkan orang lain atau pembaca dalam mengaksesnya.

Ada beberapa jurnal online tentang agroforestry yang bisa jadi rekomendasi untuk anda. Tentu jurnal ini tidak sepenuhnya membahas tentang agroforstry, namun ada banyak contoh penelitian jika anda bisa mencarinya. Berikut Beberapa Jurnal Online Tentang Agroforestri
  • Sylva Lestari
  • Walacce
  • Biodiversitas
  • Social And Forestry
  • Portal Garuda
  • Publikasi CIFOR
Anda bisa mengunduh secara gratis di laman resminya, selain itu juga untuk anda yang telah melakukan penelitian, anda bisa mensubmit jurnal anda ke jurnal-jurnal tersebut. 

Studi pustaka dari penelitian agroforesti tentu diperlukan untuk memperkuat, menganalisa, membandingkan, mengukur, dan membuktikan teori sehingga kajian yang dilakukan punya kumpulan fakta yang bisa menjadi bukti.

 Beberapa contoh penelitian di bawah ini berkaitan dengan sistem agroforestri.


1. Analisis Finansial Pola Tanam Agroforestri Di Desa Pesawaran Indah Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran Provinsi  Lampung

Contoh Penelitian Tentang Agroforestri
  • Penulis: Nurpine Nadeak, Rommy Qurniati, dan Wahyu Hidayat 
  • Nama Jurnal: Sylva Lestari
  • Sebagian abstrak: Penelitian yang dilaksanakan di Desa Pesawaran Indah Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung pada bulan Maret-Mei 2012 bertujuan untuk mengetahui pola tanam agroforestri yang paling menguntungkan berdasarkan analisis finansialnya.  Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling.  Analisis finansial pola tanam agroforestri menggunakan metode NPV, BCR dan IRR dengan umur kelayakan usaha 20 tahun dan tingkat suku bunga 12%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 pola tanam agroforestri yang diterapkan petani dan berdasarkan hasil analisis dapat dikatakan.
2. Kontribusi Agroforestri Terhadap Pendapatan Petani Di Desa Sukoharjo 1 Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu

Contoh Penelitian Tentang Agroforestri
  • Penulis: Rafin Olivi, Rommy Qurniati dan Firdasari
  • Nama Jurnal: Sylva Lestari
  • Sebgaian Abstak: Penelitian ini bertujuan untuk menghitung berapa besar kontribusi agroforestri dan untuk mengetahui fakjtor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani. Penelitian ini dilakukan di Desa Sukoharjo 1 Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Kontribusi agroforestri dinyatakan dalam persentase pendapatan agroforestri dengan total pendapatan petani.
3. Optimalisasi Pemanfaatan Sistem Agroforestri Sebagai Bentuk Adaptasi Dan  Mitigasi Tanah Longsor
  • Penulis: Pradnya P. Raditya Rendra, Nana Sulaksana, Boy Yoseph C.S.S.S. Alam
  • Nama Penerbit: Buletin Of Scientific Contribution
  • Sebagian abstrak: Rekayasa vegetatif sebagai mitigasi tanah longsor dengan produksi lahan berkelanjutan tersebut disebut juga sebagai sistem agroforestri. Agroforestri merupakan sistem penggunaan lahan yang dilakukan dengan berbagai teknologi melalui pemanfaatan tanaman semusim, tanaman tahunan, dan/atau ternak dalam waktu bersamaan atau bergiliran pada periode tertentu sehingga terbentuk interaksi ekologi, sosial, dan ekonomi. Sistem agroforestri memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan sistem penggunaan lahan lain. Salah satu kelebihan sistem ini adalah dapat digunakan pada lahan berlereng curam. Sistem agroforestri multistrata dapat mencegah tanah longsor dengan membentuk bahan organik tanah, memperbaiki struktur tanah, dan membuat tanah menjadi lebih stabil.
4. Dinamika Agroforestry Tegalan Di Perbukitan Menoreh, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Penulis: Aditya Hani dan Priyono Suryanto
  • Nama Jurnal: Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea
  • Sebagian Abstrak: plot pengamatan. Pengamatan dan pengukuran vegetasi dilakukan secara sensus (100 %). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada agroforestry awal nilai INP 3 (tiga) jenis tertinggi yaitu: sengon (77,84), kelapa (50,04), dan kakao (25,47), kerapatan pohon 482 pohon.ha -1 , luas bidang dasar (LBDS) 5,48 m 2 .ha . Agroforestry tingkat menengah, nilai INP tertinggi yaitu: sengon (88,15), mahoni (49,51), dan cengkeh (45,03), , kerapatan pohon pada agroforestry tingkat menengah sebanyak 595 pohon.ha -1 , LBDS 6,90 m 2 .ha -1 . Agroforestry lanjut, urutan jenis yang mempunyai nilai INP 3 (tiga) tertinggi yaitu: cengkeh (72,37), sengon (50,61), dan kelapa (37,02), kerapatan pohon adalah 650 pohon.ha -1 , LBDS 6,78 m2 .ha -1 . -1
5. Struktur Dan Komposisi Vegetasi Agroforestri Tembawang Di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat
  • Penulis: Sumarhani Dan Titik Kalima
  • Nama Penerbit: Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia
  • Sebagian abstrak:. Keberadaan tembawang memberikan manfaat yang cukup besar bagi masyarakat sebagai mata pencaharian dan kelestarian lingkungan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui struktur, komposisi dan keanekaragaman vegetasi penyusun tembawang serta manfaat tembawang bagi masyarakat. Penelitian dilakukan di Dusun Periji dan Dusun Tukun, Desa Sei Dangin, Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau, Propinsi Kalimantan Barat. Metode penelitian dilakukan melalui pengamatan vegetasi dan wawancara. Pengamatan vegetasi penyusun tembawang dilakukan hanya terhadap pohon dengan membuat petak contoh (10mx10m) sebanyak 10 ulangan. Semua pohon dalam petak contoh diinventarisir.
Nah itulah 5 contoh penelitian tentang agroforestri, semoga dapat memeberikan referensi informasi kepada anda.

Tags: Jurnal Sistem Agroforestri | Jurnal Internasional Agroforestry | Macam Macam Penelitian Agroforestry | Makalah Agroforestry Pdf | Agroforestri Pdf | Materi | Agroforestri Pdf | Pengertian Agroforestry Pdf | Jurnal Pengertian Agroforestri
No comments:
Write comments

Join Our Newsletter