Tuesday, September 12, 2017

Eksotisme Pantai Bengkunat Belimbing Pesisir Barat Yang Tersembunyi

Majalah Lampung. - Apakah Anda sudah pernah mendengar Pantai Bengkunat Belimbing? Salah satu pantai di Pesisir Barat Lampung ini memang masih belum banyak terekspose.

Padahal sebenarnya panorama di pantai yang berbatasan langsung dengan hutan Tamana Nasional ini cukup indah. 

Nah, kalau berbicara tentang pantai di Pesisir Barat, jelas ada deretan nama-nama pantai yang sudah terkenal sampai ke Eropa. 

Sebut saja Tanjung Setia, Pulau Pisang dan Karang Nyimbor, ketiganya sudah menjadi destinasi favorit para traveler dan peselancar. Hal ini mungkin yang menjadikan Patai Bengkunat Belimbing agak terpinggirkan. 

Apa saja yang disajikan di Pantai Bengkunat Belimbing? Pemandangan hamparan pasir putih disini sangat luas, panjangnya pun berkilo-kilo meter dengan background hutan alam yang masih asri. 

Kondisi pantai masih sepi, belum ada pengelolaan dari pihak manapun, sehingga masih alami. Tak ada biaya masuk maupun pedagang-pedagang disini. 

Sesekali ada kendaraan ojek gunung yang melintas di pinggir laut membawa kebutuhan pokok maupun orang ke desa yang ada di dalam kawasan hutan yang merupakan area enklave TNBBS.



Pantai Bengkunat Belimbing Pesisir Barat

Kawasan Enklave merupakan lahan yang dikelola pemilik hak-hak pihak ketiga didalam suatu kawasan hutan berupa blok pemukiman atau lahan garapan perkebunan. 

Sejarah kawasan enclave di TNBBS Bengkunat Belimbing menurut warga sekitar yang kami wawancarai bahwa sejak jaman dulu masyarakat sudah tinggal disana sehingga pemerintah menetapkan enclave. 

Salah satu akses menuju tempat tersebut adalah melalui pinggir pantai Bengkunat Belimbing.

Jarak tempuh Kota Bandar Lampung ke Pantai Bengkunat Belimbing sekitar lima jam perjalanan saja jika melalui Kota Agung Tanggamus. 


Sedangkan jarak tempuh dari Krui ke pantai ini sekitar satu sampai dua jam saja. 

Di pantai ini ada yang unik, yaitu barisan log kayu yang berbaris acak di atas hamparan pasir, log kayu itu berasal dari dalam hutan yang hanyut di laut dan kemudian terdampar di Pantai Belimbing.

Kayu-kayu itu jumlahnya sangat banyak dan sudah sejak lama disitu bahkan bertahun-tahun.




Akses menuju tepat ini masih dalam pembangunan pengembangan, saat kami mengunjungi lokasi ini masi ada sisa hasil proyek alat berat pemerintah yang membentuk beberapa tempat miring berbatu menjadi jalan yang layak dilalui. 

Ada juga jembatan yang cukup indah yaitu yelow bridge (jembatan berwarna kuning) yang menjadi penghubug jalan, dan jumlahnya tidak hanya satu, serta cukup fotogenik.

Kalau ke pantai ini coconya pagi hari atau sore sekalin, karena saat siang hari udaranya panas, namun kalau anda suka panas-panasan ya monggo. 

Disore hari biasanya banyak penduduk sekitar yang memancing ikan. Menurut warga sekitar ikan disini cukup mudah dipancing.

Berjalan sekitar tiga km ke arah kawasan enclave kami menemukan sungai yang bersumber dari dalam kawasan hutan. Kami meyempatkan mandi disini. Adanya beberapa log kayu kami manfaatkan untuk dijadikan rakit- rakitan. 

Kayu tersebut mengambang sehingga saat dinaiki tidak tenggelam dan menambah asik saat mandi. Arusnya tidak terlalu deras namun, langsung mengarah ke Samudra Hindia jadi mesti sedikit berhati-hati.

Pantai Bengkunat Belimbing Pesisir Barat


Nah, itulah jalan-jalan singkat kami ke pantai Bengkunat Belimbing Pesisir Barat Lampung. 

Semoga menjadi referensi jalan-jalan anda. Yang jelas pantai ini cukup eksotis dan masih jarang di eksplore.
No comments:
Write comments

Join Our Newsletter