Saturday, November 18, 2017

Materi Ujian Komperhensif Jurusan Kehutanan

Materi Ujian Komperhensif Jurusan Kehutanan. Sebagai mahasiswa tentu anda akan melewati yang namanya ujian komperhensif atau juga ujian skripsi. 

Di bagian  akhir ini mahasiswa akan di uji pengetahuannya mengenai skripsi dan seputar perkuliahan terkait dengan apa yang telah dilewatinya semasa kuliah. 

Kadang ujian skripsi atau lebih dikenal kompre ini menjadi momok tersendiri. Kenapa demikian? Karena mahasiswa yang diuji tidak mengetahui secara pasti apa yang akan ditanyakan kepadanya.


Sebenarnya memang susah menebak apa saja yang akan diuji dalam kompre. Hal yang paling tepat adalah belajar materi skripsi dan kehutanan secara keseluruhan. 

Selain itu juga pahami karakter dosen pembimbing dan penguji, kita bisa mencari tahu pada mahasiswa terdahulu yang pernah diuji oleh mereka. 

Semisal dosen A lebih menekankan materi tentang skripsi, dosen B menanyakan tentang kehutanan secara keseluruhan dan dosen C menanyakan kedua-duanya.


Dari situ kita bisa sedikit memprediksi, meskipun akurasinya belum pasti. Hal ini bisa anda tanyakan ke mahasiswa yang telah kompre terlebih dahulu.

Nah, pada kesempatan ini tim Majalah Lampung akan meberikan kisi-kisi materi ujian komperhensif jurusan kehutan atau fakultas kehutanan. 

Materi ini berdasarkan pengalaman salah seorang tim yang merupakan mahasiswa jurusan kehutanan. Saat itu ia mengambil judul skripsi mengenai hutan mangrove. Dan berikut adalah bocoran dari dia

1. Kuasailah Apa Yang Anda Tulis Di Skripsi

Yang namanya ujian skripsi, biasanya akan membahas terkait skripsi atau penelitian yang ditulisnya. Kuasai metode anda dalam mengupulkan data, cara analisanya, hasil, tujuan, kesimpulan sampai hal-hal yang mendasar tentang skirpsi anda. Usahakan anda paham dengan hasil dalam penelitian atau skirpsi anda.

2. Menguasai Materi Kehutanan

Sebagai mahasiswa kehutanan semesitnya anda paham terkait ilmu kehutanan. Pengertian kehutanan, undang-undang tentang kehutanan, pengertian hutan, jenis hutan, fungsi hutan, dan semua yang bersangkut paut dengan ilmu kehutanan. 

Sebenarnya materi ini didapatkan semasa kuliah, namun kadang yang namanya manusia acapkali lupa. Apalagi di saat ujian kompre, tekanan akan lebih terasa. Kami sedikit berbagi info mengenai hal ini, sebagai berikut:

Pengertian hutan: Pengertian hutan sebagaimana di jelaskan dalamUndang-undang No.41 tahun 1999 tentang kehutanan adalah: “Suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.”

Pengertian kehutanan: Kehutanan adalah sistem pengurusan yang bersangkut paut dengan hutan, kawasan hutan, dan hasil hutan yang diselenggarakan secara terpadu. Jenis hutan berdasarkan fungsi: Hutan produksi, hutan konservasi dan hutan industri

Pengertian agroforestri: Wanatani atau agroforestry adalah suatu bentuk pengelolaan sumber daya yang memadukan kegiatan pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek, seperti tanaman pertanian.

Undang-undang tentang kehutanan: UU No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, UU No 5 tahun 1990 tentang Konservasi sumberdaya alam hutan dan ekosistemnya. UU No 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan kerusakan hutan.

Pengertian uapaya konservasi: Pengelolaan sumberdaya alam hayati secara bijaksana untuk menjamin ketersediaanya dimasa sekarang dan yang akan datang. 

Jenis kegiatan upaya konservasi: Perlindungan sumberdaya hutan, pemanfaatan sumberdaya hutan dan pengawetan sumberdaya hutan.

3. Kuasai Materi Yang Berkaitan Dengan Judul Skripsi Anda

Semisal skripsi tentang hutan mangrove, maka perkaya pengetahuan anda mengenai mangrove. Pelajari yang berkaitan dengan tema-tema judul skripsi anda. Berikut beberapa pemahaman terkait kehutanan:

Pengertian hutan mangrove: Hutan mangrove atau disebut juga hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di air payau, dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat di mana terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik.

Taman nasional di Indonesia: Taman Nasional Bali Barat, Gunung Rinjani, Gunung Tambora, Kelimutu, Komodo, Laiwangi Wanggameti, Manupeu Tanah Daru, Alas Purwo, Baluran, Gunung Ciremai, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Karimunjawa, Kepulauan Seribu, Meru Betiri, Ujung Kulon, Betung Kerihun, Bukit Baka Bukit Raya, Danau Sentarum, Gunung Palung, Kayan Mentarang, Kutai, Sebangau, Tanjung Puting, Aketajawe Lolobata, Lorentz, Manusela, Teluk Cendrawasih, Taman Nasional Wasur, Bantimurung Bulusaraung, Bogani Nani Wartabone, Bunaken, Kepulauan Togean, Lore Lindu, Rawa Aopa Watumohai, Taka Bone Rate Wakatobi, Batang Gadis, Berbak, Bukit Barisan Selatan, Bukit Duabelas, Bukit Tigapuluh, Gunung Leuser, Kerinci Seblat,Sembilan, Siberut,Tesso Nilo dan Way Kambas.

Prinsip pengembangan ekowisara: Konservasi, Kesesuaian jenis dan karakteristik ekowisata, Ekonimis (memberi manfaat pada masy setempat), Edukasi (mengandung unsur pedidikan), Memberi kepuasan dan pengalaman kepada pengunjung, Partasipasi masy sekitar, Menampung kearifan lokal
Sedikit tips dari kami sebelum anda ujian kompre: Belajarlah, usahakan tenagkan diri dan pasrahkan kepada Allah SWT.

Nah itulah kira-kira bocoran atau kisi-kisi materi ujian kompre mahasiswa jurusan kehutanan. Tidak bisa dipastikan itu semua akan keluar yang mesti anda perhatikan adalah belajar dan belajar. Semoga sukses dan menjadi rimbawan.
No comments:
Write comments

Join Our Newsletter