Saturday, November 4, 2017

Taman Ham Tebiu Liwa Saat Ini Sudah Modern

Majalah Lampung. Taman Ham Tebiu Liwa. Jika anda masyarakat Lampung Barat khususnya yang tinggal di Kota Liwa, tentu sudah sangat familiar dengan nama taman ham tebiu. 

Kawasan ruang terbuka hijau di tengah kota ini adalah tempat favorit untuk bersantai atau nongkrong oleh warga masyarakat.

Pepohonan yang rindang plus kolam nan indah menjadi pemikat utama dari taman ini.

Beberapa waktu lalau Tim Majalah Lampung mengunjungi tempat ini. Jika flasback ke 4 tahun kebelakang, tentu perbedaannya sangat jauh. Kalau dulu terkesan apa adanya,  sekarang taman Ham tebiu Liwa sudah disulap menjadi taman kota yang modern dan kekinian.

Apa yang membuat beda? Perubahan apa yang terjadi? Jawabannya banyak sekali. Mulai dari hal kecil sampai ke fasilitasnya sudah ditata sedemikian rupa untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

Gambar Taman Ham Tebiu

Taman Ham Tebiu Liwa


Di taman ini sudah dibangun lintasan pejalan kaki yang mengeliligi kolam taman, lintasan dengan semen beton dan dipagar ini cukup panjang dan sejuk karena ada pepohonan di sampingnya. 

Lintasan ini cocok juga untuk olahraga seperti joging. Berbagai bunga cantik juga ada disamping kanan kiri yang makin memanjakan mata.

Gambar Taman Ham Tebiu

Taman Ham Tebiu Liwa


Kolam di taman ham tebiu liwa ini juga keadaanya cukup baik. Airnya tidak keruh, bahkan terlihat bening kehijauan. 

Yang asik adalah adanya ratusan ikan mas yang warna warni, ada merah kuning putih dan juga hitam. Di sudut kolam juga ada dermaga kecil yang bisa jadi pijakan untuk melihat ikan. 

Terlihat juga beberapa orang yang berkungjung sedang asik memberi makan ikan. Sebenarnya tak hanya ikan mas saja yang ada disini namun ikan lain seperti mujahir dan nila pun terlihat.

Di kolam taman ham tebiu ini disediakan wahana permainan air bebek bebekan dan sepeda air. Jadi kalau ke taman bersama anak-anak atau pasangan bisa menaikinya sembari menikmati keindahan taman dari kolam.

Dulunya taman ham tebiu ini disediakan gajebo sederhana yang terbuat dari kayu dan genteng tanah liat. 

Namun sekarang gajebonya sidah modern. Kursi kekinian dan gajebo yang ber atapkan payung modern membut taman ini terkesan elegan. 

Gajebo pun tersebar di beberapa titik sudut taman yang menghadap ke pemandangan taman.

Pemerintah juga membuat sebuah patung orang ber wajah topeng sekura dengan ukuran cukup besar. 

Patung ini menghadap ke kolam, dibangun di daratan yang relatif lebih tinggi membuat kesan megah patung ini tersampikan. Taman ini juga sudah memiliki fasilitas seperti mushola dan toilet.

Saat ini kesan modern kekininan sangat terlihat di taman ham tebiu Kota Liwa. Beberapa spot juga cukup fotogenik dan instagramable. 

Jadi kalau yang hobi selfie atau foto-foto cukup rekomended. Terlepas banyak yang memperbincangkan taman ini angker karena katanya pernah menjadi tempat pemandian jenazah korban gempa liwa, namun saat ini taman sudah disulap jadi taman yang nyaman.

Dahulu memang pernah dijadikan sebagai kawasan pemandian jenazah korban gempa Liwa, tapi kini kondisinya telah kekinian.

Nah, itulah ulasan singkat kami mengenai taman ham tebiu Liwa yang saat ini Apik. Jika anda berkunjung atau main ke Kota Liwa jangan lupa sempatkan untuk mampir kesini.

Sejarah, kisah mistis, misteri dan juga anggapan angker Taman Ham Tebiu Liwa

Sekitar tahun 1970-an, masyarakat sekitaran daerah Sukamenanti, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balikbukit, menggunakan sebuah danau tepat di pinggiran Jalan Raden Intan  (Sekarang Taman Ham Tebiu) untuk keperluan mandi dan mencuci. 

Namun mulai tahun 1990, masyarakat tak lagi menggunakannya karena kawasan tersebut semakin ramai penduduk. Hal ini juga seiring dengan berkembangnya pembangunan fasiltas kamar mandi di rumah-rumah.

Memasuki tahun 1990 hingga paska gempa yang sempat mengguncang Kota Liwa Lampung Barat pada 16 Februari 1994 silam, masyarakat sekitar mulai meninggalkan danau tersebut.

Saat gempa bumi yang mengguncang Liwa dengan kekuatan 6,9 skala richter, danau tersebut (Taman Ham Tebiu) digunakan untuk memandikan ratusan mayat secara masal.

Bambu-bambu yang dulu mengitari danau ditebang untuk memudahkan proses memandikan mayat. Kisah ini sampai saat ini terus menjadi sebuah catatan sejarah.

Bahkan ada yang mengkaitkannya dengan angker. Kini lokasi ini telah disulap dan jauh dari kesan mistis. Pengunjung bisa nyaman bermain disini.


Tags: Taman Hamtebiu | Gempa Liwa | Tempat Angker Di Lampung Barat | Gempa Liwa Lampung Barat | Gambar Taman Ham Tebiu
No comments:
Write comments

Join Our Newsletter