Friday, November 17, 2017

Wisata Dusun Margahayu Way Kambas Lampung Timur Yang Asik

Majalah Lampung - Wisata Dusun Margahayu | Camp Eru Way Kambas. Salah satu desa yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Way Kambas adalah dusun Margahayu Lampung Timur. Kalau anda pernah mendengar kisah si dugul atau bedugul (gajah soliter di TNWK) nah di dusun inilah si dugul itu sering menampakan dirinya.

Wisata Dusun Margahayu | Camp Eru Way Kambas.
Jejak petualang way kambas (foto by @rizki_ewok)

Secara keseluruhan dusun ini memang suasananya sama dengan suasana pedesaan pada umumnya, sejuk, sepi dan jauh dari hiruk pikup aktivitas masyarakat.  Penduduk disini umumnya berkebun. Komoditinya adalah singkong, karet dan persawahan.

Tim Majalah Lampung mengunjungi dusun ini dalam rangkaian jejak petualang way kambas 2017.  Tim diundang untuk melihat potensi wisata yang ada di dusun penyangga TNWK ini.  Jaraknya memang tidak jauh dari lokasi pusat konservasi gajah di TNWK, hanya sekitar 10 menit saja dengan kendaraan roda empat.

Tim sampai di dusun ini malam hari, sehingga langsung diarahkan ke homestay yang ada di dusun ini yang terbagi menjadi dua tempat yaitu di rumah konservasi atau penginaan Himbio (himpunan mahasiswa jurusan biologi FMIPA Unila) dan rumah bapak Nandar selaku ketua kelompok sadar wisata (pokdarwis). 

Namun sebelum tidur tim dijamu dengan makan malam yang spesial, berbalut makanan tradisional ala ala pedesaan. Ada api  unggun dan pagar obor yang semakin menambah mantap suasana. Hadir juga di malam itu bapak camat yang juga iku menjeleskan beberapa potensi yang masih terpendam di dusun ini. 

Kepada tim ia menjelaskan dengan nada candaan, turut hadir juga fotografer dan blogger kawakan asal Lampung bang Yopie Pangkie (Keliling Lampung) beserta sang istri Mb Rahma. Pagi harinya pukul 06:30 tim sudah disiapkan sarapan dengan menu yang lagi-lagi uenak dan khas pedesaan. 

Nasi uduk dan beberapa lauk lengkap dengan lalapan dan sambal dengan udara sejuk pagi pedesaan. Pukul 07:00 tim bergegas ke lokasi yang menjadi menu utama kunjungan kami yaitu Camp ERU (Elephants Respont Unit) Margahayu yang berada tak jauh dari homestay kami.

Wisata Dusun Margahayu | Camp Eru Way Kambas.
Tim seusai sarapan (foto by @rizki_ewok)

Jarak Dusun Margahayu ke camp eru ini kurang lebih 3 km, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam jalan kaki. Kalau naik ojek sekitar 10 menit, namun ojek khusus dari Dusun Margahayu.  Tapi kalau naik ojek maka tidak mendapat sensasi dari pemandangan alam hutan alam di way kambas. 

Karena selama perjalanan akan disuguhi belantara hutan yang masih asri, persawahan milik warga, dan kanal Way Kambas di sisi jalan serta kalau beruntung bisa melihat gajah liar di hutan. Sampainya di ERU, tim disambut oleh beberapa pawang gajah yang memang sedang bertugas di camp. 

Pak sakipul selaku perwakilan pawang gajah memberikan briefing kepada kami tentang apa itu ERU dan tugas-tugasnya serta capaian sampai saat ini. Setelah briefeng tim diajak memandikan salah satu gajah yang berada di Camp ERU ini. Satu persatu tim memandikan Mely (Gajah betina di camp ERU). 

Memandikan gajah di Eru adalah bagian dari paket perjalan wisata Dusun Margahayu. Yang selanjutnya tim diajak berkeliling menunggangi gajah di sekitar area camp ERU.

Wisata Dusun Margahayu | Camp Eru Way Kambas.
Memandikan gajah (foto by @ekaefendiaspara_aliwa)

Setelah selesai memandikan si gajah dan puas menunggangi gajah, tim kembali pulang ke Dusun Margahayu.  Di perjalanan pulang, Pak Nandar mengajak untuk melewati rute berbeda yaitu lewat dalam hutan. Suasananya berbeda, di rute ini keadaannya hutan belantara, kesejukan sangat terasa. 

Di tengah perjalanan Pak Nandar juga memperlihatkan sumur kramat yang ada di dalam kawasan hutan. “Sumur ini bekas sumurnya orang yang dulu ngebuka lahan disini, sebenarnya banyak sumur yang lain tapi udah ditutup. Yang satu ini gak ditutup karena sumur ini galian yang pertama”

Akhirnya setelah perjalanan menyenangkan itu tim sampai lagi di homestay dusun margahayu. Disini lagi-lagi tim sudah disapkan jamuan makan, yakni makan siang. 

Yang unik kami diberi 2 sesi makan yaitu makan nasi setelah itu kami disuguhi makan tiwul. Makanan dengan bahasa disana sego tiwul yang sudah ditaburi kelapa dan gula merah ini rasanya terbilang mak nyus.

Wisata Dusun Margahayu | Camp Eru Way Kambas.
Nasi Tiwul

Nah itulah keseruan kami menikmati wisata Dusun Margahayu Way Kambas Lampung Timur yang asik. Untuk anda yang ingin mencobanya silahkan menghubungi bapak nandar selaku kapokdarwis disini di nomor wa 081274251354. 

Sebelum kesini bainya terlebih dahulu menghubungi beliau, karena wisata ini dikemas dalam satu paket dan satu pintu oleh Pokdarwis dusun margahayu. Sebelum pulang kami juga diberi kabar bahwa di dusun ini akan di buat wisata pasar kaget di perkebunan karet milik masyarakat. Jika memang terlaksana, itu akan jadi tambahan paket wisatanya.
2 comments:
Write comments
  1. seru yaaaa ...kapan kapan kita trip bareng lagi yaaa... btw, aku senang lho suasana desa macam Margahayu ini... apalagi kalo ada hal hal menarik disekitaran desa macam ERU itu....jadi menarik kunjungan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Bang Indra, semoga ada kesempatan trip bareng lagi dilain waktu

      Delete

Join Our Newsletter