Friday, December 8, 2017

8 Cara Melestarikan Sumber Air Disekitar Dengan Bijak

Majalah Lampung. Cara Melestarikan Sumber Air Disekitar Dengan Bijak. Air merupakan sebuah komponen yang penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup. 

Semua mahkluk hidup membutuhkan air. Bisa kita bayangkan bahwa di muka bumi ini bila tanpa air. Sejatinya air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi.  

Menurut perkiraan,  air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik tersedia di bumi menurut Wikipedia.


Cara Melestarikan Sumber Air
Sumberdaya air di danau yang masih jernih


Jika kita hitung dari mulai bangun tidur sampai dengan kita tidur lagi, berapa air yang digunakan baik itu untuk dikonsumsi maupun untuk keperluan lain. 

Kita contohkan dua kebutuhan manusia akan air sebagai berikut, kegiatan membersihkan badan dan minum. Keduanya hampir pasti setiap hari kita lakukan?

Kita juga sering kali mendegar bahwa manusia mungkin dapat hidup beberapa hari tanpa makan akan tetapi manusia tidak akan bertahan selama beberapa hari jika tidak minum karena sebagian besar zat pembentuk tubuh manusia itu terdiri dari sebagain besar air. Bisa kita bayangkan betapa pentingnya air bagi kita.

Begitu pentingnya air juga terlihat di beberapa sektor seperti pertanian dan pertambakan ikan. Beras yang kita makan bersumber dari sawah yang harus tergenang air. 

Sayur mayur pun begitu, dalam proses budidayanya membutuhkan air. Begitupun dengan tambak ikan, terutama ikan air tawar yang mutlak butuh sumber air sebagai tempat perkembangbiakan dan pembesaran.

Nah, lalau bagaimana kita bisa menjaga air agar tetap lestari. Terutama sumber-sumber air yang mengalirkan air sampai kerumah kita maupun sumber air yang berada di sekitar kita? Berikut adalah beberapa contoh diantaranya:

1. Hemat Air

Menggunkan air ketika memang dibutuhkan dan juga tidak membuang-buang air. Beberapa kasus seperti tidak mematikan keran di kamar mandi maupun saluran air lainnya ketika selesai digunakan. Hal ini adalah bentuk pemborosan.

2. Menjaga Hutan dan Menanam Pohon

Hutan merupakan kawasan penyangga yang merupakan penyimpan cadangan air. Ketika air hutan jatuh ke vegetasi hutan maka daun, ranting, dan batang akan menahan supaya air tidak langsung mengalir yang kemidian diresapkan ke dalam tanah. 

Air yang meresap inilah yang nantinya menjadi simpanan dalam tanah yang bisa mengalir ke sungai-sungai dan termasuk juga aliran air dalam tanah.

Jika hutan gundul atau luasannya berkurang, maka air hujan yang jatuh akan langsung mengalir ke tempat rendah dan tidak tersimpan. Bahkan jika skalanya besar menyebabkan banjir dan tanah longsor. Oleh sebab itu menjaga kelestarian hutan adalah hal yang mutlak untuk menjaga sumber air.


Kegiatan menanam pohon

3. Menjaga Keadaan Sungai Disekitar

Sungai-sungai kita adalah salah satu tempat mengalirnya air. Air tersebut ada yang digunakan dan ada yang tidak digunakan. 

Jika digunakan maka kualitas air haruslah dijaga dengan cara tidak mengotorinya. Sedangkan yang tidak digunakan pun mesti dijaga karena air tersebut akan meresap ke tanah dan mempengaruhi air tanah yang digunakan oleh kita.

Berbagai masalah kebersihan sungai memang masih terjadi, seperti buang sampah di sungai dan buang kotoran disungai. Padahal hal tersebut menurunkan kualitas air dan bisa menambah sumber tempat penyakit yang baru.

Di negara maju kita sering melihat sungai-sungai yang bersih dan indah. Meskti di tengah kota, sungai-sungai di eropa kondisinya jernih. Untuk menciptakan hal serupa memang harus dibangun sebuah kesadaran.

Selain sampah, masalah yang cukub besar adalah dibuangnya limbah-limbah industri ke dalam sungai. 

Sungai menjadi tercemar oleh bahan kimia yang mengandung racun dan zat berbahaya lainnya. Al hasil sungai terkontaminasi dan air menjadi tidak baik lagi untuk digunakan. 

Hal ini perlu pengawasan dari semua pihak, terutama pemerintah terkait yang mengatur mengenai kegiatan industri.

Masalah lain adalah penambangan pasir di sungai, disaat proses penambangan sungai menjadi keruh dan semakin dalam lagi. Bahkan jika penambagan dengan skala besar terkadang air sungai sampai berwarna cokelat.

4. Membuat Lubang Resapan di Pekarangan Rumah

Lubang resapan atau juga dikenal dengan lubang biopori memiliki salah satu fungsi sebagai lubang resapan air ke dalam tanah. Dengan demikian jika ada hujan maka air akan meresap dan menjadi cadangan di dalam tanah.


5. Menjadikan Air Laut Sebagai Air Tawar yang Bisa Dikonsumsi


Saat ini kebutuhan air minum masyarakat kita bertopang pada sumber air sumur, PDAM dan sumber air tawar lainnya. 

Tak pelak jika musim kemarau menyebabkan kekurangan pasokan air di beberapa wilayah. 

Sebenarnya teknologi sudah mampu menjadikan air laut yang asin menjadi air tawar yang bisa dikonsumsi. Hal ini banyak dilakukan oleh negara-negara di timur tengah yang minim sumber air tawar.

Jika hal demikian dilakukan setidaknya dapat mengurangi kekurangan pasokan air yang terjadi. Dan juga sebagai penyedia air layak minum di kawasan pesisir pantai yang biasanya airnya mengandung air garam.

6. Menjaga Ekosistem Air

Contoh-contoh ekosistem air diataranya danau, rawa, kawasan pesisir, waduk, dam, bendungan, sungai, saluran irigasi. 

Ekosistem air tersebut harus tetap dikontrol agar terhindar dari kerusakan yang dapat menurunkan produktivitas penyimpanan, pengaliran dan kualitas airnya. Contoh adalah dengan pengendalian hama di danau, pembersihan saluran irigasi dan pengangkatan sedimantasi.

7. Menghijaukan Kawasan Lingkungan Di Sekitar

Menghijaukan disini berarti menanami lahan-lahan disekitar kita dengan tanaman, perdu dan pepohonan. Dengan begitu kemampuan tanah dalam menyerap air akan terbantu akibat adanya vegetasinya.

8. Memberikan Penyadaran Tentang Pentingnya Air

Saat ini belum banyak orang yang peduli terhadap kelestarian air. Oleh sebab itu perlu semacam penyuluhan atau penyadaran kepada masyarakat. 

Setelah itu juga diberikan bagaimana cara-cara mejaganya sehingga mereka tidak hanya sebatas tahu namun mampu dan mau.


Kegiatan penyuluhan kepada anak usia dini

Itulah 8 cara melestarikan sumber air dengan bijak. Perlu ditekankan bahwa air adalah kebutuhan pokok  bagi kehidupan. 

Maka menjaganya adalah salah satu cara menjaga kehidupan kita dan generasi di masa medatang. Semoga cara sederhana menurut kami ini dapat berguna untuk kita semua, terimakasih.
No comments:
Write comments

Join Our Newsletter