Friday, January 19, 2018

Tuan Rumah Asian Games Sepanjang Masa Lengkap, Indonesia Optimis Bisa

Majalah Lampung - Tuan rumah asian games sepanjang masa. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa asian games adalah pesta olahraga multi cabang yang terbesar di kawasan Benua Asia. Dalam event ini hampir semua olahraga dikompetisikan dalam satu waktu periode pelaksanaan.

Indonesia adalah salah satu negara yang tergabung dalam negara-negara asia. Secara otomatis juga membuat Indonesia menjadi peserta dalam event akbar ini. Tak hanya menjadi peserta, bahkan indonesia pernah didaulat menjadi tuan rumah event asian games ini diataranya pada tahun 1962 dan saat ini tahun 2018.

Dalam asian games setiap cabang olahraga memperebutkan 3 medali yakni perunggu, perak dan yang terbaik adalah emas.  Dalam pelaksanaanya perolehan medali dihitung untuk mengetahui siapa yang keluar sebagai negara teratas dalam perolehannya.

Nah, dalam pelaksanaanya negara-negara asia akan bergantian menjadi tuan rumah ini. Penunjukan tuan rumah ini berdasarkan pencalonan dan nantinya akan dilaksanakan seleksi oleh panitia asia yang bertugas, dalam hal ini adalah organisasi asian games asia. Berikut ini kami membuat daftar negara mana saja yang pernah dan akan menjadi tuan rumah asian games dari awal atau sepanjang masa:



DELHI 1951 (India)


Ini adalah penyelenggaran pertama yang diikuti oleh sekitar 500 atlet dari 11 negara. Adapaun perolehan medali tertinggi. Yaitu Jepang (58), India (51) dan Iran (15).

MANILA 1954 (Filipina)

Di pergelaran 1954 ini ada delapan negara tambahan yang mengambil bagian yang diikuti sekitar 970 atlet. Adapaun perolehan medali tertinggi. Yaitu Jepang (98), Filipina (45) dan Korea Selatan (19).

TOKYO 1958 (Jepang)

Dalam kesempatan ini untuk pertama kalinya estafet obor diadakan dan telah dicatat sebagai sejarah. Tercatat 1,422 atlet bersaing. 

Adapaun perolehan medali tertinggi yaitu Jepang (139), Filipina (49) dan Korea Selatan (25).

JAKARTA 1962 (Indonesia)

Dalam event yang diselenggarakan di Jakarta ini, banyak negara yang cukup kagum dengan kemegahan GBK pada waktu itu. Total 1.460 atlet berkompetisi dalam event kali ini. 

 Perolehan medali tertinggi Jepang (152),  India (33) Indonesia (48 kalah 1 emas dari India).

BANGKOK 1966 (Thailand)

Ada 2.500 atlet yang berpartisipasi di negeri gajah putih ini.  Medali tertinggi  Jepang (164),
Korea Selatan (51), Thailand (37).

BANGKOK 1970 (Thailand)

Thailand kembali menjadi tuan rumah usai korea selatan mengalami kendala dan mengundurkan diri. 

Total 2.400 atlet dari 18 negara berpartisipasi dalam 13. Medali tertinggi  Jepang (144), Korea Selatan (54), Thailand (39).

TEHERAN 1974 (Iran)

Pertama kali dalam sejara, Asian Games diselenggarakan di timur tengah. Iran menjadi pelopor dalam hal ini. 3,010 atlet dari 25 negara mengambil bagian. Medali tertinggi  Jepang (172), Cina (102), Iran (63).

BANGKOK 1978 (Thailand)

Ketiga kalinya Asian Games diselenggaraan di Ibukota Thailand yakni Bangkok. Jumlah atlet meningkat menjadi 3.800 lebih dari 25 negara bersaing. 

Medali tertinggi Jepang (1), Cina (2) Korea Selatan (3).

NEW DELHI 1982 (India)

Lebih dari 4,500 atlt dari 33 negara mengambil bagian dalam event yang kedua kalinya digelar di India ini. 

Pada kesempatan ini cina berhasil melampaui Jepang dalam perolehan tertinggi medali berikut 3 besar urutannya Cina (153), Jepang (153 kalah dalam perolehan emas) Korea Selatan (93)



SEOUL 1986 (Korea Selatan)


Dalam kesempatan ini hampir 5.000 atlet dari 27 negara bersaing. Sejarah juga mencatat untuk pertama kalinya, permainan ada di bawah kendali Olympic Council of Asia. 

Perolehan medali tertinggi Cina (222) Korea Selatan (224 kalah dalam perolehan emas), Jepang (211).

BEIJING 1990 (Cina)

Negeri tirai bambu menyelenggarakan acara ini untuk pertama kalinya dengan 6,122 atlet dari 37 negara. 

Cina tampil superior memperoleh 341 mendali disusul Korea Selatan (181) Jepang (174).

HIROSHIMA 1994 (Jepang)

Di kesempatan asian games tahun 1994 ini untuk pertama kalinya tidak dihelat di ibukota sebuah negara total atlet yang mengikuti 6,828 dari 42 negara.

Sejarah juga mencatat beberapa negara bekas jajahan soviet tampil dalam Asian Games seperti Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan. Cina (266), Korea Selatan (218) Jepang (183).

BUSAN 2002 (Korea Selatan)

Dalam lsempatan ini tercatat 44 yang terlibat. Pada kesempatan ini negara yang memerdekakan diri dari indonesia yakni timor timur tampil untuk pertama kalinya. 

Cina (308, Korea Selatan (260) dan Jepang (189).

DOHA 2006 (Qatar)

Untuk kali kedua negara timur tengah menjadi tuan rumah penyelenggaraan asian games. Dalam hal ini Qatar Qatar menyelenggarakannya di Qatar. Cina (316, Korea(193) dan Jepang (198).

GUANGZHOU 2010 (Cina)

Cina yang semakinmendominasi puncak perolehan medali, kembali menjadi yuan rumah. Namun kali ini di Kota Guangzhou. 

Total ada sebanyak 9.700 atlet dari 45 negara yang tampil.Cina pun keluar sebagai pemuncak perolehan medali.

Incheon 2014 (Korea Selatan)

Terakhir kali penyelenggaraan dilaksanakan di Korea Selatan untuk selanjutnya di gelar di Indonesia.

JAKARTA dan PELEMBANG 2018 (Indonesia)

Kali ini kita sebagai warga negara Indonesia boleh bangga karena untuk kedua kalinya pargelaran akbar ini diselenggarakan di tanah air. 

Tepatnya di Kota Jakarta dan Kota Palembang Sumatera Selatan. Vietnam mengundurkan diri dalam hal ini, oleh sebab itu Indonesia mengajukan diri.

Tuan Rumah Asian Games Sepanjang Masa

Logo Asian Games 2018

Dalam kesempatan ini Indonesia mempersiapkan dengan sungguh-sungguh. Beberapa venue olahraga diperbaiki, sebut saja GBK yang diernovasi dan dimodernisasi. 

Di Palembang, Gelora Sriwijaya dan komplek jakabaring juga dipercantik menyambut perhelatan ini.

Hangzhou 2022 (Cina)

Menurut kalender perencanaan setelah di Indonesia, Cina akan kembali menggelar Asian Games untuk kesekian kalinya. 

Kepastian penunjukan tuan rumah asian games 2022 biasanya ditandai dengan pemberian api obor pada penutupan asian games 2018 nanti. Nah, itulah daftar tuan rumah asian games dari tahun ke tahun selama ini atau sepanjang masa. Sejak penyelenggaraan pertama kali, ada berbagai macam kisah dibalik asian games ini.

Sebagai negara tuan rumah dan negara dengan kekuatan besar dalam olahraga tentu kita harus optimis. Kita bisa menjadi tuan rumah yang baik dan juga peserta yang berjaya. Semangat Asian Games.
2 comments:
Write comments

Join Our Newsletter