Tuesday, February 20, 2018

Bahasa Lampung Apa Kabar [Nyow Kabar]

Majalah Lampung - Bahasa Lampung Apa Kabar. Salah satu percakapan bahasa Lampung yang sering diucakpan dalam keseharian adalah ucapan apa kabar. 

Ya, ucapan ini digunakan untuk memulai percakapan secara langsung maupun tidak langsung. Berikut ini adalah contoh percakapan yang biasanya diucapkan.

Bahasa Lampung Apa Kabar
Ilsutrasi

  • Kiyai: Hey Andi, Api Kabar nikeu (hey andi, apa kabar kamu?)
  • Andi: wawai wawai gawoh yai, Nikeu api kabar (baik baik saja yai, kamu apa kabar?)
  • Kiyai: Alhamdulillah wawai Ndi, Nikeu ghadu mengan Ndi? (alhamdulilah baik Ndi, kamu sudah makan Ndi?)
  • Andi: ghadu yai, nyak mengan jamo iwa (sudah yai, saya makan dengan lauk ikan tadi)
  • Kiyai: nikeu dapok iwa ? memang nikeu ngawil? (kamu dapat ikan? Memangnya kamu mancing? )
  • Andi: iyew, nyak ngawil di lawok jamo temon kampus. Dapok iwa gabus ni pak (iya, saya mancing di laut bersama teman. Dapat 4 ekor ikan)
  • Kiyai: Oa Haga guk pa nikhu jemoh? (Oa Mau kemana kamu besok?)
  • Andi: haga mulang guk tiyuh. (Mau pulang ke kampung)
  • Kiyai jama sapa Mulang? (sama siapa kamu pulang?)
  • Andi: Jama temon kampus nyak (bersama teman kampus saya)
  • Kiyai: nyak nitip kaway di lom lamban yew (Nitip bawakan baju di rumah ya)
  • Andi: Yew (Iya)

Baca Disini: Bahasa Gaul Lampung

Nah, itulah contoh percakapan dalam bahasa Lampung yang diawali dengan bahasa Lampung apa kabar yakni api kabar. Dalam dialek lain, kalimat apa kabar yakni nyow kabar.

Dalam percapan sehari-hari kita sering membukanya dengan ucapan apa kabar. Hal ini untuk menunjukan keramahan dan kepedulian terhadap lawan bicara.

Ucapan ini juga agar nantinya percakapan tidaklah kaku, sehingga perbincangan akan lebih luwes atau santai.

“Apa kabar” juga bisa di gunakan dalam membuka percakapan melalui pesan elektronik. Misalkan di SMS ataupun Wa. Selain itu juga bisa di ucapkan saat memulai acara atau pertemuan. Misalkan “api kabar puaghi” (apa kabar saudara sekalian).

Walaupun memang saat ini bahasa daerah sudah jarang digunakan di kota-kota, namun kita mesti tetap melestarikan bahasa daerah. 

Kenapa begitu? 

Karena bahasa daerah adalah salah satu budaya yang menjadi kebanggaan tiap-tiap daerah. Termasuk juga bahasa Lampung yang harus tetap dilestarikan.
No comments:
Write comments

Join Our Newsletter