Friday, April 20, 2018

Inilah Bahasa Gaul Lampung

Majalah Lampung - Bahasa Gaul Lampung. Indonesia memiliki banyak etnis atau suku, hal ini secara otomatis membuat banyak bahasa daerah. Bahkan kita ketahui bersama bahwa di dalam satu daerah terkadang ada banyak macam suku.

Di suku-suku tersebut pun ada marga. Tak menutup kemungkinan marga-marga itu juga memiliki bahasa yang berbeda.

Ragamnya bahasa daerah yang ada di Indonesia tentu sebuah karunia. Hal ini tidak dimiliki oleh negara lain diluar sana. Sehingga sebenarnya bisa dikatakan sebuah potensi.

Meski waktu terus beerjalan dan modernisasi menerpa pada kehidupan sosial masyarakat, namun bahasa daerah sampai saat ini masih ada.

Di kampung-kampung biasanya bahasa yang digunakan adalah bahasa daerah. Di kota pun tak bisa dikatakan sedikit pemakai bahasa daerah.

Nah, pada kesempatan ini kami akan memberikan contoh bahasa Lampung gaul yang sering atau familiar diucapkan di percakapan.

Bahasa ini bisa diucapkan dalam full kalimat bahasa lampung dan juga bisa disisipkan dalam percakapan menggunakan bahasa Indonesia.

Bahasa Gaul Lampung
Ilustrasi

Geh: kata tambahan dong.
Contoh: “Ayo geh jalan-jalan biar gak pusing”

Ngotak : belagu
Contoh : “Ampun deh orang itu, ngotak banget”

Unjal : Mengantar secara bergiliran atau satu persatu.
Contoh : “Capek gw hari ini gara-gara ngunjal durian dari kebun Bapak gw”

Basing : terserah
Contoh: : “Basing lo mau makan apa, gw mah udah kenyang sebenernya”

Tegambuy : Tidak jelas, tanpa kepastian. Dalam kasus ini pengucap sendirian
Contoh: “Ge tegambuy di kampus nungguin dosen, lo kemana aja bro”

Ligat : cepetan, buruan
Contoh : “Ligat woi, udah mau ujan nih”

Susuk : uang kembalian
Contoh: “Ambil susuknya diwarung Mb Hesti sana”

MJ / Mak Jelas, artinya gak jelas.
Contoh: “sinetronnya MJ”

Mènèl : centil
Contoh: “Menel amat sih lo Sit”
Palèng : pusing, pusing dan condong ke kesal atau marah
Contoh: “Paleng gw liat permainan bolanya, gitu-gitu aja dari tahun kemaren”

Kita orang (baca: kitorang) : kami atau kita.
Contoh : “Kitorang nyusul abis subuh aja ya”

Kami orang : Kami
Contoh : “Kami orang tadi di tilang polisi di Sukadana”

Kamu orang / lo orang (lorang): Kalian
Contoh: “Kamu orang mau makan apa”
Contoh: “lorang mau kemana sih kok pake batik”

Gupek : rusuh, heboh dalam melakukan sesuatu
Contoh : “dia mah gupekan orangnya, sama kayak emaknya”

Laju: Terus
Contoh : “lagu gr lo mah kalo udah ditegor mantan”

Mèngkol : Belok
Contoh : “lo mengkol kemana tadi, kerumah mantan ya wkwkwkwkwk”

Pedom pay : tidur dulu
Contoh: “pedom pay yuk”

Dia orang (baca: diorang) : Mereka
Contoh: “dia orang pake jersey apa?”

Kongèk ;Ngongèk : menjelekan orang di depan orang tersebut dan biasanya di depan orang ramai, biasanya untuk lucu-lucuan. Namun dalam hal ini umumnya hanya untuk candaan saja dan tidak untuk menyinggung.
Contoh: “tiap hari gw dikongek gara-gara gw nembak mantan lagi”

Lantak : Gasak/sikat habis
Contoh : “jangan main lantak-lantak aja, liat posisi dulu bro”

Dong / Ngeh: mengerti / paham
Contoh : “udah di kasih tau berapa kali, masih aja gak ngeh aja sih lo bro”
Contoh : “lo nginstal gitu aja gak dong sih, katanya anak komputer”

Nah, itulah contoh Bahasa Gaul Lampung yang umum diucakan oleh orang Lampung. Selain kata-kata atau bahasa tersebut tentu masih ada kata lain yang ada. 

Bagi teman-teman yang kiranya ada contoh, silahkan berkomentar di kolom yang telah kami sediakan.
4 comments:
Write comments
  1. Ana kidah, Lampung banget itu bahasa-bahasanya. Kadang lucu dengernya, kadang bikin kaget2. Tapi, itulah bagian dari sebuah kekhasan, yang bikin berasa banget lagi di Lampung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, emamng Lampung banget. Kalau tinggal di Lampung bakal sering denger bahasa gaul tersebut.

      Delete
  2. Bahasa tersebut sering aaya dengar dan saya ucapkan, asik pakai bahasa gaul tersebut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya , terutama saat berkumpul dengan anak muda

      Delete

Join Our Newsletter