Wednesday, July 11, 2018

Perbedaan 2 Gambar Alat Musik Cetik Lampung dan Penjelasannya

Majalah Lampung –  Gambar Alat Musik Cetik. Salah satu alat musik tradisonal asal Lampung adalah cetik atau juga dikenal dengan nama gamolan dan atau gamolam pekhing. Alat musik dari bahan bambu ini dimainkan dengan cara ditabuh atau di pukul. 

Gambar Alat Musik Cetik
Gambar Alat Musik Cetik

Untuk cara memainkan alat musik cetik juga belum terdapat peraturan baku dalam memainkan nada-nadanya. Ini membuat beberapa orang khususnya pemuda kesusahan untuk memainkannya. Akibatnya pemain cetik terbatas pada seniman-seniman cetik pada sanggar-sanggar kesenian dan beberapa pengrajin yang memang sidah memahimi.

Nah untuk bentuk cetik sendiri berupa belahan bambu berukuran kecil (lebar  cm dan panjang 25 cm). Kemudian di tata diatas bambu bulat atau juga ditas kayu lain karean kini telah banyak modifikasi. 

Gambaran Umum Mengenai Cetik Lampung

Dari sebuah jurnal yang membahasa mengenai cetik Lampung. Alat  dibedakan menjadi dua yaitu cetik dari Kabupaten Lampung Barat dan cetik dari wilayah Provinsi Lampung lainnya seperti cetik dari Bandar Lampung.

Sebenarnya bukan berarti cetik dari dulu ada dua jenis. Namun cetik yang ada di Bandar Lampung merupakan contoh cetik yang telah dimodifikasi. Cetik ini notasinya sudah disesuaikan dengan notasi nada lagu modern dengan 8 nada lagu atau diatonis yaitu (do-re-mi-fa-so-la-si-do), sehingga dengan modifikasi tersebut, cetikni sudah dapat berkolaborasi dengan alat musik moderen.  Seperti inlah gambar Cetik Lampung Modern yang dimaksudkan 

Dari contoh gambar cetik diatas, terlihat bahwa bagian bawah untuk menaruh bilah bambu bukanlah dari bambu bulat. Dan jumlah bilah bambu ada delapan. Ini adalah dua perbedaan dengan cetik yang dijumpai di Lampung Barat. Kini mari kita bandingkan dengan gambar gamolan atau cetik dari Lampung Barat berikut ini.

Adapun cetik yang menjadi bahan penulisan ini adalah cetik yang tumbuh kembang di Kabupaten Lampung Barat dan sampai sekarang masih dipertahankan keasliannya. Baik notasinya maupun bentuk wujud alat musiknya. 

Dapat dilihat pada gambar, bahwa pada gambar cetik diatas yang berasal dari Lampung Barat hanya menggunakan bambu dan belum termodifikasi. Nampak bilahan bambu diletakan pada bambu bulat yang masih utuh.

Jumlah bilah bambu pun hanya 7. Ini sesuai dengan salah satu sejarah cetik Lampung yang mengatakan bahwa ada perbedaan gamolan (cetik) dengan gamelan Jawa. Yakni pada jumlah bilah atau tangga nada gamolannya. Hal itu dikatakan oleh peneliti Australia, ia juga berpendapat bahwa gamolan Lampung ini lebih tua umurnua ketimbang yang ada di Jawa. 

Sekali lagi bahwa pebedaan diatas tidak menyimpulkan bahwa ada dua macam cetik Lampung. Hanya saja untuk yang dari Bandar Lampung sudah mengalami modifikasi. Modifikasi tersebut bukan untuk menghilangakan keaslian dan nilai sejarah, hanya saja untuk mengikuti perkembangan jaman. Misal untuk memodernisasi bentuk dan juga menyesuaikan tangga nada. 

Demikianlah informasi terkait Perbedaan gambar cetik Lampung atau gamolan atau gamolan pekhing yang merupakan alat musik tradisonal asal Lampung. Semoga bisa menjadi referensi bagi anda. 
No comments:
Write comments

Join Our Newsletter