Wednesday, August 22, 2018

Penghasilan Gojek dan Grab Lampung, Jakarta dan Tanggerang: Perbandingan

Majalah Lampung – Berapa sih penghasilan ojek online Gojek maupun Grab di Lampung, Jakarta dan Tanggerang ? Kini profesi driver online memang cukup digemari banyak orang, di Lampung sendiri sudah ada ribuan dirver online yang beroperasi.

Ada yang memang full berprofesi menjadi driver online dan ada juga yang sekadar menjadikan perkerjaan ini sebegai sampaingan untuk menambah penghasilan tambahan. Bahkan ada banyak driver yang masih kuliah. Cara daftar Gojek Lampung yang mudah san juga simpel serta pekerjaan yang fleksibel menjadi keunggulannya. 

Penghasilan Gojek dan Grab Lampung


Bisa dibilang kehadiran ojek online membuka lowongan pekerjaan bagi para pengangguran yang mencari kerja. Bahkan banyak yang menyebut kehadirannya adalah sebuah solusi, walau ada juga masalah yang ditimbulkannya. Telepas dari itu semua, nyatanya banyak yang menjadi driver online. Artinya bahwa profesi ini banyak diburu oleh masyarakat.

Penghasilan Gojek dan Grab Lampung ?
Penghasilan para dirver ini memang tidak pasti. Jika di perusahaan biasanya gaji diatok sesuai UMR, UMK, UMP dan berdasarkan lainnya. Namun untuk driver online ini berdasarkan jumlah ia mengantar atau istilahnya tarikan. Kemudian ada juga insentif yang didapat oleh para dirver tersebut jika memenuhi syarat. 

Untuk driver motor, pendapatan per hari bisa sampai ratusan ribu. Salah satunya driver bernama Deri asal Langkapura yang terlihat pendapatannya hingga Rp.180.000 dalam sehari beroperasi. Saat kami mewawancarai dirver lainnya, jika mulai beroperasi dari pagi hari (Pukul 06:00) maka mereka bisa dengan mudah  mengantongi uang Rp. 100.000 lebih per harinya. Belum lagi ada instensif yang bisa didapatkan jika mendapatkan point. Berikut adalah insentif gojek Lampung:

12 poin = Rp. 15.000
16 poin = Rp. 30.000
20 poin = Rp. 40.000
24 poin = Rp. 50.000
30 poin = Rp. 70.000

Untuk bonus ini para dirver harus menjaga performa. Bonus tersebut akan dibayarkan jika peforma mencapai 55 %. Dan, bonus akan ditahan jika performa kurang dari 55 %. Untuk tarif Gojek Lampung sendiri berdasarkan kilo meter dan juga jam sibuk harian. 

Sedangkan untuk penghasilan grab Lampung hampir sama, untuk tarif rute paling dekat saat ini adalah Rp.4000. Para dirver Grab mengaku bisa mengantongi uang sebesar Rp. 100.000 lebih jika mulai dari pagi sampai sore atau malam hari. Namun, memang saat ini ada banyak dirver yang membuat persaingan semakin tinggi. Insentif Grab Lampung yang paling diburu adalah 25 tarikan yang mendapat bonus Rp. 100.000.

Lalu bagaimana dengan penghasilan Gojek dan Grab Lampung jika dibandingkan dengan Driver Jakarta dan Tanggerang ?

Bisa dibilang untuk penghasilan dirver di ibukota lebih tinggi dibanding pendapatan Gojek Grab di Lampung. Untuk insentif memang tidak jauh berbeda namun untuk tarif dekat mereka Rp. 8000 dan tarif per kilo meter juga lebih tinggi. Padahal harga bahan bakarnya sama antara Lampung dan Ibu kota.

Di Jakarta, rekan kami pernah mewawancarai driver Gojek, ia mengatakan bahwa dalam sebulan ia bisa mengantongi Rp.3000.000 sampai Rp.6000.000 dalam sebulan. 

Bahkan salah seorang driver yang kami tumpangi mengatakan bahwa ia menghidupi anak-anaknya dan istrinya dengan penghasilan dari menjadi driver oline motor. Ia juga mengatakan bahwa untuk driver mobil seperti Go Car dan Grab Car lebih mudah untuk mendapat uang banyak. Selain karena tarif yang lebih besar, banyak warga kota yang memesan Go Car dan juga Grab Car. 

Kami juga pernah menaiki driver ojol di Tanggerang, hasilnya fantastis. Untuk mendapat uang Rp.3000.000 hingga Rp.5000.000 dalam sebulan cukup mudah. Khusus untuk dirver mobil juga mengatakan bahwa per hari mereka bisa mengantongi ratusan ribu. 

Di Ibukota tarif memang lebih tinggi, kami pernah naik Go Car dengan jarak sekitar 13 km dengan tarif sebesar Rp. 47.000. Jika di Lampung, jarak tempuh sejauh itu hanya bertarif sekitar Rp. 30.000 saja. Padalah biaya atau harga bahan bakarnya sama saja. Mungkin ini berdasarkan biaya hidup di Lampung yang lebih murah dibanding Jakarta dan Tanggerang.

Bisa disimpulkan bahwa pendapatan atau penghasilan Gojek dan Grab di Lampung hasil wawancara kami dan temuan di lapangan mengatakan bahwa dirver Lampung lebih kecil pendapatannya. Hal ini karena harga atau biaya per kilo meternya di Lampung lebih rendah dibanding di Jakarta dan Tanggerang.

Nah, apakah anda tertarik untuk menjadi driver ojol ? Untuk mendaftar, anda bisa mengunjungi situs resmi Gojek dan Grab. Atau anda juga bisa minta tolong driver untuk mendaftarkan anda. Demikianlah informasi terkait Penghasilan Gojek dan Grab Lampung yang dibandingkan dengan penghasilan driver di Jakarta dan Tanggerang. 
No comments:
Write comments

Join Our Newsletter